Silvy
Manusia itu datang setiap harinya
Pada pohon di ujung jalan rumahnya
Membuang gejolak yang ada
tentang rasa yang dimilikinya

Pohon diam tak berkata
Menelan setiap ucap rasa
Lantunan tentang cerita cinta
Yang didengar dari sang manusia

Manusia itu datang setiap harinya
Bersandar pada pohon di ujung jalan rumahnya
Merintang penat di jiwa
Akan gundah yang dicecapnya

Pohon terdiam tanpa daya
Hanya tersenyum menutup rasa
Tak bisa ia rengkuh sang manusia
Yang tak pernah menyadari kasih darinya

Manusia itu datang setiap harinya
Menemui pohon di ujung rumahnya
Berbagi rasa maupun tawa
Lewat goresan kata tentang butir cinta

Pohon diam, lagi tak bersuara
Menyembunyikan perih dalam lambai gembira
menyadari akan hakekat dirinya
Pohon tak bisa mencintai manusia

*sudah terbit pula di notes FB dan www.makna-kata.blogspot.com*
| edit post
Reactions: 
0 Responses